Jumat, 14 Oktober 2016

Arti Pendidikan

Hasil gambar untuk arti pendidikan



Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Pendidikan adalah proses panjang yang harus dilalui oleh semua manusia di dunia tanpa terkecuali. Arus deras kehidupan kerapkali menimbulkan pemenang dan pecundang.


Tidaklahlah mudah untuk memahami sebuah arti pendidikan.


Khusus anak-anak yang dimulai dari pendidikan dasar, lanjutan, dan atas tidak semuanya sukses, mengerti, memahami proses pendidikan tersebut.


Ada kalanya justru anak-anak tertarik dengan keinginan yang tumbuh di dalam hatinya, tumbuh dari pola pikirnya, tertarik akan impiannya.


Pendidikan akademik hanya sebuah proses pematangan, proses pemahaman akan banyak hal namun pilihan hanya satu yang akan dituju.


Contoh nyata banyak pemuda-pemuda yang berhasil dan sukses di dunianya masing-masing sesuai dengan keingiannya dan impiannya tanpa harus menyelesaikan pendidikan hingga selesai.


Bukan berarti pendidikan tidak penting.


Akan tetapi untuk untuk meraih kesuksesan di dunia ini acuannya bukan pendidikan semata karena masih banyak faktor yang menentukannya.

Kamis, 13 Oktober 2016

Anak Sukses Karena Orang Tua

Hasil gambar untuk anak sukses karena orang tua



semua anak adalah unik dan memiliki potensi yang bisa dikebangkan menjadi potensi besar untuk kemajuan sebuah peradaban dunia.

hanya orang tua yang bijak dan cerdas yang bisa mengali potensi tersebut.

bukan orang lain.

Rabu, 12 Oktober 2016

Anak Senang

Hasil gambar untuk anak senang



Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Dunia pendidikan adalah dunia anak-anak, selama proses pendidikan itu dijalankan maka hanya anaklah sebagai subyek ataupun objeknya.


Mempelajari lebih dalam dunia pendidikan bukan saja berbicara tentang akademik atau keilmuan semata.


Pendidikan adalah proses panjang maka sebagai orang tua, guru, atau pemangku kepentingan haruslah memahami seutuhnya arti dan filosofi pendidikan.


Sebaiknya sederhana saja untuk memahaminya seperti ini bagaimana membuat anak-anaknya jiwa dan raganya bisa senang, gembira, dan mengerti untuk apa mereka gembira.


Pengertian ini harus selalu didorong agar anak-anak memahami untuk apa mereka melakukan ini dan itu !!!!


Konsep pendidikan yang ideal dan proporsional memang harus seperti ini untuk merangsang potensi anak agar berani muncul kepermukaan lalu dipoles sesuai dengan bakat dan kemampuan anak.


Selama kegembiraan anak tidak muncul, suka cita lambat muncul maka akan kesulitan bagi anak untuk menerima hal-hal baru yang belum mereka kenal.


Keingintahuan anak semakin besar kalau di dalam dirinya sudah ada rasa suka maka rasa penasaran akan semakin besar. Maka saat itulah proses pola pemikiran sedang berproses.


Inilah tugas orang tua yang terutama untuk meningkatkan potensi anak. Sekolah hanya media semata sebagai medai pembelajaran.

Selasa, 11 Oktober 2016

Tujuan Pendidikan

Hasil gambar untuk tujuan pendidikan




PENDIDIKAN ADALAH PROSES PANJANG PENUH TOTALITAS DAN HOLISTIK, MEMILIKI TARGET DAN TUJUAN JELAS. HANYA ORANG TUA YANG TAHU LALU ANAK AKAN MENJALANNYA SESUAI KEMAMPUAN DAN KELEBIHANNYA. 

Senin, 10 Oktober 2016

Cinta Anak

Hasil gambar untuk cinta anak



Bapak Dan Ibu Yang kami Hormati,


Mendidik anak tidaklah ada yang ideal atau proporsional atau bahkan sistematis layaknya membangun sebuah bangunan. Secara prinsipal selalu sama namun juga ada perbedaan yang jelas.


Membangun rumah atau gedung bahan dan caranya adalah sama. Prinsipal membangun jelas sama dengan ebrbagai metode yang disesuaikan dengan keadaan yang ada.


Akan ketika mendidik anak atau membangun sebuah mentalitas, karakter, kepribadian, kecerdasan anak membutuhkan waktu yang tidak terhingga.


Artinya tidak ada limit waktu yang membatasi.


Selain itu tidak ada teori yang pasti seperti membangun sebuah rumah atau gedung. Tidak ada teori A atau teori B untuk mencetak anak yang unggul.


Setiap orang tua memiliki cara tersendiri untuk mendidik anak-anaknya. Bahkan ada yang mengirim ke sebuah institusi pendidikan untuk mendapatkan pendidikan.


Semua ada plus n minus.


Persoalan terbesar mendidik anak adalah sederhana yaitu APAKAH ORANG TUA SUDAH MEMBEKALI DENGAN CINTA KASIH DAN IMAN.


Mau sepintar apa, sekuat apa, secerdas apa, sehebat apa sang anak kalau tidak memiliki cintya kasih dan iman maka sang anak bisa menjadi srigala bagi orang lain.

Minggu, 09 Oktober 2016

Peran Sekolah

Image result for peran sekolah



Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Pendidikan di Indonesia memiliki keunikkan tersendiri ketika berada di sekolah. Meski menggunakan kurikulum yang sama namun aplikasinya tidaklah sama.


Seakan-akan masing-masing sekolah memakai sistem dan cara yang berbeda-beda.


Seakan-akan pula sistem dan cara tersebut adalah yang terbaik bagi anak-anak. Indikasinya setiap sekolah memiliki cara pengajaran yang berbeda.


Sistem penilaian yang dipakai berbeda dengan sekolah lain.


Tidak ada keseriusan membangun pembangunan karakter anak karena masing-masing tidak seragam untuk membentuknya. Saat ini belum ada fokus sekolah untuk membentuk karakter anak.


Yang ada bagaimana anak-anak bisa mengerti kurikulum, memahami penjelasan guru, memahami materi yang ada.


Selama ini beban guru tidaklah ringan sehingga kadang harus bisa membagi berapa persen untuk kebutuhan anak. Guru juga sebagai orang tua bagi anak-anaknya di rumah atau di sekolah.


Jadi peran orang tualah harus memahami perkembangan pembangunan anak dengan baik sesuai kepribadian anak. Semua ini demi masa depan yang harus melalui proses panjang untuk meraih hasilnya.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Orang Tua

Image result for orang tua



Bapak Dan Ibu yang Kami Hormati,


Berbicara masa depan anak haruslah memahami sebuah kenyataan akan kemampuan dan kelebihan yang anak miliki. Pendidikan memang sangat dibutuhkan untuk perkembangan ilmu pengetahuan.


Anak membutuhkan pendidikan untuk mengenal dunia ilmu pengetahuan.


Pertanyaan besar adalah apakah anak-anak sudah dipersiapkan untuk menerima sebuah kenyataan hidup yang serba tidak pasti ! Apakah orang tua sudah menyiapkan bekal dan materi untuk menggarunggi samudera kehidupan ?


Perkembangan dunia sangatlah dinamis.


Gelar dan jabatan tidak bisa membuat nyaman bagi semua orang. Padahal dengan berbagai bekal dan persiapan yang matang banyak anak-anak manusia yang tersungkur lembah kejahatan di dunia ini.


Sadarkah orang tua yang sudah bertahun-tahun memberikan yang terbaik untuk masa depan anak mulai di rumah, TK hingga S3 namun justru harapan jauh dari doa, jauh dari impian, dan jauh dari keinginan orang tua !


Koruptor hingga penjahat kelas teri bukan berarti tidak memiliki pendidikan akademik atau pendidikan nor formal lainnya.


Lalu di manakah dampak hasil pendidikan dan ilmu pengatahuan kalau berada di penjara terali besi meski dengan bekal sebuah gelar dan jabatan ????


Sadarkah orang tua masalah ini ?????