Ada pertanyaan besar yang kadang harus dipahami tentang kualitas dan kuantitas. Pertanyaan seperti ini apakah lulusan universitas terbaik di dunia menghasilkan mahasiswa dengan lulusan terbaik juga ?
Apakah kalau makan makanan bergizi, sehat tubuh akan sehat dan kuat ?
Inilah kualitas dan kuantitas yang harus dijelaskan kepada anak didik. Apakah kalau sudah berlari kencang sudah bisa disebut sebagai pelari ?
Apakah kalau sudah bisa menyanyi dengan baik bisa disebut sebagai penyanyi ?
Selama ini pola pikir masyarakat belum terpola dengan baik karena hanya fokus pada kuantitas. Kalau sudah kaya maka harus dihormati !
Kalau sudah bergelar apapun baik akademik atau gelar lain di namanya sudah memiliki tingkat keilmuan yang tinggi !
Kuantitas memang lebih terlihat daripada kualitas. Penampilan luar kadang menipu seperti kata pepatah bahwa tidak semua yang berkilau dan warna kuning adalah emas.
Itu pasti.
Anak-anak harus mengerti dan bisa membedakan kuantitas dan kualitas. Semua untuk menjalankan salah satu visi pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar