Tampilkan postingan dengan label Peran Guru Dalam Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peran Guru Dalam Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Agustus 2016

Peran Guru Dalam Pendidikan






Bapak Dan Ibu yang Kami Hormati,


Kalau Anda sebagai orang tua, wali murid yang percaya kepada sekolah tertentu maka sebaiknya harus percaya bahwa anak-anak Anda akan dibimbing dan dibina dengan baik dan jujur oleh semua guru.


Orang tua harus percaya kepada guru agar tercipta kesepatan sosial dan norma bahwa para guru akan menjadi jauh lebih tenang ketika mendidik.


Intinya serahkan saja semua urusan sekolah kepada sekolah. Orang tua harus benar-benar jujur untuk menyerahkan anak-anaknya ke sekolah.


Persoalannya muncul dikemudian hari setelah sang anak mulai berulah.


Para guru sudah paham bagaimana untuk mendidik anak-anak yang dianggap 'nakal' sehingga membutuhkan pendidikan khusus. Tujuannya agar peserta didik, murid tersebut mengetahui tugas dan kewajibannya.


Orang tua sebagai partner guru harus selalu ada komunikasi terhadap perkembangan anak.


Para guru harus bisa menyingkapi semua persoalan murid agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Saat ini pola pikir praktis sedang melanda Indonesia.


Serba cepat, serba mudah, serba instan menjadi trend di banyak bidang kehidupan. Para guru harus cerdas melihat perkembangan anak-anak.


Artinya sebaiknya untuk menghukum anak-anak lebih dan sederhana adalah mengirim pulang kembali ke orang tua untuk menjelaskan mengapa dia hukum.


Tanpa perlu melakukan tindakan sentuhan ke arah fisik atau memberikan hukuman lainnya. Cukup pulangkan ke orang tuanya dan kalau perlu orang tua diundang ke sekolah untuk menjelaskan perilaku anak yang menyimpang.


Semoga para guru lebih nyaman dan arif ketika mendidik. Jangan sampai para guru dihajar olah orang tuanya atau dipenjara karena masalah sepela.

Rabu, 20 Juli 2016

Peran Guru Dalam Pendidikan







Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Para bapak dan ibu guru di sekolah juga menjadi orang tua bagi anak-anaknya di rumah. Artinya apa ada dua peran bagi baoak dan ibu guru yang kerap menjadi beban tersendiri.


Di Indonesia para guru tidak hanya mengajar namun juga melakukan aktivitas admisnitrasi yang sangat rumit.


Selain itu para guru kadang terjebak pada kurikulum yang harus dihadapinya. Inilah tantangan tersendiri bagaimana menajdi guru yang suri tauladan bagi anak-anak atau peserta didik.


Setiap pergantian menteri pendidikan maka terjadilah pergantian kurikulum. Dampaknya adalah perubahan total di semua bidang pendidikan.


Karena di Indonesia pendidikan masih bermuatan politik dan bisnis.


Keduanya telah mengerus arti sebenarnya tentang pendidikan. Akibatnya selalu menjadi mahal, tidak ada sekolah murah bagi rakyatnya.


banyak sekali pemuda harapan bangsa yang harus bekerja mencari uang karena di sekolah tidak diajari mencari uang. Itulah sebagian besar pola pikir lulusan SMP.


Sekolah mahal tidak pernah dipikirkan oleh pemerintah.


Kembali lagi ke para guru maka setiap guru harus bisa berimprovisasi, meningkatkan kemampuan diri dengan caranya sendiri. para walimurid harus menyadari masalah ini.