Rabu, 08 Februari 2017

Guru Dan Orang Tua

Hasil gambar untuk guru




Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Pendidikan terbagi menjadi dua yaitu teknis dan non teknis. Tentu, semua orang tua setidaknya memahaminya karena sudah jelas terlihat.


Siapakah yang tepat untuk mendidik anak-anak ? Tentu saja orang tua yang menjadi yang terbaik lalu bagaimana dengan guru ?


Guru tetaplah guru yang mendidik anak-anak di sekolah. Pendidikan di sekolah lebih cenderung pada pendidikan kognitif/ pola pikir anak.


Pendidikan kognitif penting agar anak-anak mampu mengembangkan untuk menyesuaikan dengan perubahan dinamika jaman yang ada.


Orang tua juga harus paham bahwa peran guru hanya sebatas !


Pendidikan kognitif harus didukung dengan pendidikan emosional dan keimanan yang hanya bisa dilakukan di rumah bersama orang tua.


Kebersaan bersama orang tua bisa berlangsung bertahun-tahun lamanya. Maka kesempatan emas bagi orang tua untuk mendidik anak-anak. Inilah kesempatan terbaik selama bersama orang tua untuk memberikan berbagai bekal kepada anak.

Selasa, 07 Februari 2017

Hormati Orang Tua

Hasil gambar untuk kerukunan di keluarga



Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Sekali lagi mohon maaf kalau Anda pembaca budiman orang kaya atau orang yang termasuk golongan orang kaya, berduit, berlebihan harta benda.


Tentu ada jurang perbedaan akan mendidik anak-anak.


Orang-orang yang tergolong tidak kaya akan berbeda cara mendidik anak-anaknya. Namun ada yang perlu dan penting penulis ingin sampaikan bahwa entah kaya atau tidak ada poin penting.


Poin penting itu adalah HORMATI ORANG TUA, HORMATI ORANG YANG LEBIH TUA DARIPADA KITA.


Mengapa menjadi poin penting ??? Karena anak-anak cenderung melalaikan sopan santun mulai berkata, bersikap, dan berkomunikasi.


Orang tua tentu mengajari kebaikkan kepada anak-anaknya semua tanpa terkecuali. Namun ada kekurangan besar yaitu anak-anak kehilangan hormat kepada orang yang lebih tua.


Indikasinya jelas anak-anak yang menginjak dewasa sulit atau kesulitan untuk mengucapkan terima kasih, anak-anak cenderung tidak mau mendengar nasehat dari orang lain, egoisme terlihat jelas.


Rasa hormat mulai berkurang jauh apabila melihat sesuatu tampak luar. Contoh apabila ada seorang yang memakai sepeda motor tua, pakaiannya sederhana, maka anak-anak cenderung menganggap tidak mampu, miskin, bodoh.


Orang tua kerapkali menjelaskan kalau orang-orang miskin seperti tukang sapu jalanan, pekerjaan rendah seperti tukang tambal ban, itu bodoh, tidak sekolah.


Orang tua harus mengingatkan bahwa kekayaan dibangun dengan kemiskinan. Tidak ada kekayaan dibangun dengan KEKAYAAN. sEMUA KEKAYAAN ADALAH HASIL MENGHISAP, MENGAMBIL DARI KEMISKINAN.

Senin, 06 Februari 2017

Cara Mengatasi Pelecehan

Hasil gambar untuk cara mengatasi pelecehan



Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Pelecehan kerapkali mendera anak-anak yang diakibatkan oleh kelemahan atau kekurangan yang ada pada diri anak. Setiap anak tentu memiliki kelebihan dan kekurangan.


Orang tua harus memiliki cara yang terbaik agar anak-anak mampu mengatasi masalah pecelahan baik di sekolah atau di tempat lain.


Begini solusinya :


-  orang tua menjelaskan kelebihan anak secara jujur dan tetap percaya diri dengan apa yang dimiliki.


-  tingkatkan akan kecerdasan dan keimnanan agar bersatu padu meningkatkan mentalitas anak.


-  beri tahu anak bahwa tidak semua orang, tidak semua anak itu baik!!! ada kalanya kejelekan, keburukan itu ditunjukkan oleh banyak sebab


-  kalau dilecehkan segera meninggalkan tempat mencari tempat yang aman. apabila di sekolah segera laporkan kepada kepala sekolah atau guru. Dan mintalah tindakan yang tepat agar ada solusinya.


-  pastikan juga membekali anak-anak untuk meningkatkan keberanian, nyali untuk mengatakan tidak kepada mereka. tidak usah dilayani


-  berikan kesempatan kepada anak untuk melatih kekuatan fisik dengan olahraga yang positif atau ketrampilan yang lain yang bisa menghibur dirinya semakin jauh lebih baik.


Orang tua harus bisa dan jeli melihat potensi yang ada pada diri anak.

Minggu, 05 Februari 2017

Didik Anak



Bapak Dan Ibu Yang kami Hormati,

Mendidik anak adalah bagian dari kehidupan berumahtangga yang tiada habisnya. Proses mendidik anak-anak terus menerus terjadi.


Selama orang tua konsentrasi untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak maka tugas ini menjadi rutinistas.


Anak-anak membutuhkan kasih sayang selamanya dari orang tua.

Sabtu, 04 Februari 2017

Sopan Santun Adalah Dasar Pendidikan Moral


Hasil gambar untuk sopan santun adalah


Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Sopan santun akan sikap dan perbuatan menunjukkan kualitas karakter seseorang. Penampilan bisa selalu berubah sesuai keinginan dan keadaan.


Mudah dan gampang sekali mengubah penampilan.


Tersulit dan tersusah mendidik anak-anak untuk sopan dan santun. Sopan akan tindakan nyata kepada siapa saja termasuk dirinya sendiri.


Santun dari pikiran dan ucapan yang idealis dan mengikuti aturan yang berlaku sesuai norma dan susila yang ada dan berkembang di masyarakat.


Poin penting dari sopan dan santun tidak bisa terlepas dari budaya.


Budaya adalah kualitas maha karya manusia yang terbaik di dunia ini. Karena nilai-bilai budaya sangat budi, luhur, bermakna dalam, mengandung filosofi kehidupan nyata untuk manusia.


Bapak dan Ibu,sekali ajari anak-anak Anda dengan sopan dan santu sesuai budaya yang dianut karena semua budaya di dunia ini diciptakan, dibentuk, dan dikreasi untuk kepentingan yang mulia, angung, bermartabat dan bermanfaat bagi jutaan orang.


Kasih sayang adalah salah satu bagian dari budaya untuk mewujudkan cinta kasih yang dalam.


Jumat, 03 Februari 2017

Jujur Adalah Mulia


Hasil gambar untuk jujur adalah




Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Bagikan dan sebarkan kejujuran sejatinya kepada anak-anak agar anak-anak paham dan mampu melakukan kejujuran sejati seperti apa !!


Inilah kejujuran sejati untuk semua ornag di dunia ini.


Contoh sederhana yaitu katakan sesuai apa yang kita lihat, apa yang kita rasakan, apa yang kita pikirkan dengan kata-kata yang sederhana dan jelas.


Orang tua yang bijak akan mendidik, mengajar, membina, membimbing anak-anaknya mulai masih kecil hingga dewasa dengan kejujuran yang di mulai dari rumah.


Kejujuran adalah keberanian yang luar biasa karena tidak mudah.


Ketika berbuat kejujuran harus sesuai hati nurani, sesuai kecerdasan, sesuai keadaan yang ada, dan semua hanya ditujukan kepada Sang Kuasa.


Berbuat jujur bukan untuk mendapatkan pujian dan sanjungan dari orang-orang yang tidak mengerti isi hati kita.


 

Rabu, 01 Februari 2017

Kreatifitas Orang Tua

Image result for kreatifitas




Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Dukung dan berikan semangat sebesar-besarnya bagi anak-anak untuk mampu meningkatkan potensi yang ada pada dirinya. Selama ini anak-anak haus untuk meraih hasil yang terbaik sesuai kemampuannya masing-masing.


Berikan dana, berikan kasih sayang, berikan segala kebutuhan anak sesuai kemampuan orang tua untuk mendukung segala aktivitas anak.


Tidak semua orang tua mampu karena tingkat ekonomi juga mempengaruhi kebutuhan untuk anak-anaknya.


Solusinya tidak ada rotan akarpun jadi.


Jadi orang tua harus memberikan jalur alternatif, jalur kreatifitas, jalur yang sesuai dengan kecerdasan anak-anak. Semua anak memiliki impian maka harus ada jalan untuk meraihnya.


Orang tua bijak harus menyiapkan berbagai cara agar bisa membantu impian anak-anak. Contoh sederhana apabila anak-anak menyukai dunia Iptek/ilmu pengetahuan alam.


Maka orang tua bisa mengajari anak-anak mengenal berbagai perubahan yang terjadi di sekitar lingkungan seperti perubahan tumbuhan, perubahan angin, awan, terjadi proses hujan.


Orang tua bisa berdiskusi tentang fenomena alam sebagai dasar untuk mengenal alam. Sekali lagi contoh sederhana bisa dikembangkan selama ada niat serius bagi orang tua dan anak untuk belajar jauh lebih baik.