Selasa, 29 Maret 2016

Kearifan Lokal





Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Pendidikan tidak bisa dilepaskan dari budaya lokal dan kebiasaan adai istiadat. Bahasa yang umumnya yaitu kearifan lokal budaya setempat.


Selama ini pola pendidikan sudah mulai 'menghilangkan' kearifan budaya lokal.


Hal ini terbuki dengan adanya pendidikan budaya mulai terkikis dengan adanya budaya teknologi ponsel cerdas. Anak-anak sekolah mulai SD hingga SMA tidak mengetahui di mana kata iu hidup sebenarnya !


Anak-anak mulai jauh dengan alam lingkungan karena lebih sibuk pada peguasaan materi.


Bahkan sekolah harus menerapkan budaya live in kel luar kota.


Apakah orang tua sadar bahwa pendidikan kearifan lokal sangatlah berharga untuk memupuk persatuan dan kesatuan antar teman. Relasi akan terjadi berdasarkan kejujurand an persaudaraan.


Anak-anak kehilangan bermain permainan lokal yang dulu sering dimainkan. Salah satu budaya permainan lokal yang hilang adalah Patelele, go back so doors, dan boy-boy-an, atau beteng-betengan.


Inilah dampak dari arus globalisasi yang menghilangkan kekayaan budaya lokal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar