Selasa, 22 Maret 2016

Kecerdasan Anak





Bapak dan Ibu yang kami hormati,


Siapa yuang tidak ingin memiliki anak yang cerdas, menurut perintah ornag tua, atau anak yang sholeh !


Idealnya anak seperti itu.


Akan tetapi namanya anak adalah proses panjang menuju sebuah prestasi tertinggi di banyak bidang sesuai kemampuananya. Anak adalah tetap anak.


Siapakah yang membangun prestasi anak ? Tidak lain adalah orang tua plus menjadi guru terbaik untuk di rumah. Peran ganda orang tua ini sangat berat kalau ingin memiliki prestasi anak secara jujur.


Orang tua yang bijak mengetahui dengan jujur di manakah peran itu. Guru hanya sekian persen memberikan tambahan akan ilmu dan sikap di sekolah.


Tapi peran guru harus di bagi dengan sejumlaha peserta didik yang jumlahnya lebih dari 1 bahkan ada istilah klasikal kelas/jumlah besar.


Kecerdasan anak atau tidak sangat tergantung apda keturunan psikologis orang tua dan pola pendidikan di rumah. Tidak mudah memang namun inilah sebuah kenyataan.


Tidak ada anak yang cerdas kalau orang tuanya tidak cerdas. Cerdas dan kaya adalah keturunan pasti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar