Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,
Pendidikan hingga saat ini hanya sebatas dipahami dengan penilaian akademik dan rangking. Tingkat kecerdasan anak sebenarnya bukan dinilai dengan nilai atau rapor semesteran.
Bukan indikasi terbaik untuk menilai seseorang yang masih membutuhkan proses panjang untuk memahami arti pendidikan yang sebenarnya.
Kontek pendidikan tidak hanya sebatas penalaran dan logika semata.
Berbicara logika hanya disi oleh dua hal salah dan benar. Itulah cara berpikir dengan logika/pikiran sehingga menciptakan orang tidak tahu dan tahu.
Pointnya tersingkirkan atau disatukan.
Pola berpikir ini sangat berbahaya karena ibarat TIME BOM, bom waktu untuk anak-anak yang akan menjadi robot yang sangat membahayakan bagi manusia lainnya.
Sekali lagi tugas dan kewajiban orang tua harus mampu menciptakan pola pikir yang seimbang dengan pola sikap seperti empati dan simpati. Orang tua harus mengembangkan sikap rasa, rasa ingin berbagi, rasa ingin menolong sesama, mau berbagi, sudi mendengarkan, menghormati yang lebih tua.
Nilai-nilai kemanusiaan harus orang tua berikan, aplikasinya bisa di mana-mana termasuk di sekolah. Orang tua adalah awal bagi tumbuh kembang anak selama di rumah untuk dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar