Sabtu, 23 Juli 2016

Sekolah Mahal




Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Kesadaran akan pentingnya pendidikan di masyarakat luas kadang masih belum dipahami seutuhnya. Ada beberapa alasan logis yang bisa diterima.


Pertama kemiskinan, bagi orang miskin lebih baik mencari uang agar bisa hidup. Karena hidup sangat susah tanpa uang maka harus bekerja agar dapat uang.


Sekolah justru membuang uang tanpa diketahui kapan bisa mengembalikan uang yang sudah disetor kepada ke sekolah !!!!


Pola pikir masyarakat miskin masih kuat karena terbelit masalah keuangan. Pola pikir demikian tidak salah karena fakta mengatakan demikian.


Kalau tidak ada uang maka orang miskin akan semakin berbahaya bagi keselamatannya.


Inilah persoalan tersendiri bagi bangsa kita, bangsa yang besar secara kuantitas, penduduk jumlah besar namun masih rendah kualitasnya.


Pendidikan adalah jalan terbaik untuk menyelamatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun pendidikan masih terasa mahal bagi kalangan masyarakat miskin.


Maka adakah solusinya untuk masalah seperti ini ? Ada, tetap ada dan selalu ada solusinya. Sederhana saja yaitu harus ada target dan tujuan dari pendidikan untuk masyarakat miskin.


Apakah tujuan pendidikan yang sebenarnya ? Untuk siapa pendidikan itu ?


Inilah kunci penting dari inti sari pendidikan. Karena sebagian pendapat mengatakan bahwa ilmu itu mahal !!!!!!!!!!!

Jumat, 22 Juli 2016

Warisan Orang Tua





Bapak Dan Ibu Yang kami Hormati,


Mendidik anak-anak untuk menjadi anak yang sesuai harapan orang tua membutuhkan kesabaran yang tanpa batas. Semua orang tua tentu akan mewariskan segala harta bendanya.


Orang tua akan mewariskan kepada secara genetik seperti sikap dan perilaku. Kalau membicarakan apakah diturunkan secara genetik bisa ya dan bisa tidak.


Akan tetapi fakta dilapangan kecerdasan selalu bisa diturunkan.


Yang tidak bisa diturunkan ke anak-anak adalah amal budi dan amal sholeh. Proses yang panjang akan membuat anak-anak akan mewarisi kecerdasan  dari orang tuanya.


Untuk urusan kecerdasan memang faktor genetika akan tetapi amal sholeh dan amal budi bukan genetika.


Hal itu juga bagian dari pendidikan kepada anak-anak melewati sebuah proses pembelajaran dari hati ke hati. Ada perjuangan besar untuk melakukan perbuatan baik misalnya.


Anak-anak harus paham dan mengerti bagaimana perbuatan baik itu dilakukannya.


Berbuat baik misalnya menolong orang dengan tulus, membantu teman yang kesusahan, tidak melanggar hal dan kewajiban orang lain.


Selesai.


Orang tua tidak mewarisi hal ini kalau orang tua tidak memberikan contoh setiap hari kepada anak-anaknya.

Kamis, 21 Juli 2016

Sekolah Mahal






Bapak Dan Ibu Yang kami Hormati,


Setiap tahun anak-anak akan memasuki tahapan baru ada yang naik kelas, ada yang baru masuk dan ada yang kelaur sekolah atau sudah lulus.


Siklus pendidikan memang seperti ini.


Setiap negara memiliki cara tersendiri untuk mendidik bangsa dan tidak ada yang sama. Meski ada peringkat tertentu untuk menilai seberapa sempurna sebuah pendidikan di sebuah negara.


Ada parameternya sehingga kualitasnya pasti ketahuan.


Di Indonesia pendidikan masih carut mawut. Artinya masing-masing provinsi memiliki perbedaan yang jauh soal kriterianya dan kualitasnya.


Karena ada banyak alasan untuk menyebabkannya.


Persoalannya adalah tidak ada blue print tentang pendidikan karena pendidikan masih dianggap proyek. Terbukti adanya tumpang tindih soal penggunaan kurikulum. Selalu berganti pemerintahan selalu berganti kurikulum.


Ini adalah fakta sejarah perjalanan pendidikan di Indonesia. Pendidikan masih tergolong mahal sehingga masyarakat banyak yang tidak bisa bersekolah.


Ada jurang pemisah yang besar antara pendidikan swasta dengan milik pemerintah.


Masyarakat meski cerdas memilih sekolah yang tepat untuk anak-anaknya. Seakan-akan ada kebebasan bagi sekolah swasta memberikan ongkos pendidikan mahal.


Sekolah masih dianggap ruang bisnis yang menguntungkan. Apakah ada jaminan kalau anak-anak sekolah yang mahal menjadi manusia yang seutuhnya, jujur, berbudi pekerti, ramah tamah kepada sesama dan orang lain.


Apakah mengenal etika, norma, yang berlaku di masyarakat, tidak sombong, tidak malas, dan akhirnya tidak menjadi koruptor !!!!


bukan hanya tugas guru namun orang tua juga penting terlibat di dalamnya.

Rabu, 20 Juli 2016

Peran Guru Dalam Pendidikan







Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Para bapak dan ibu guru di sekolah juga menjadi orang tua bagi anak-anaknya di rumah. Artinya apa ada dua peran bagi baoak dan ibu guru yang kerap menjadi beban tersendiri.


Di Indonesia para guru tidak hanya mengajar namun juga melakukan aktivitas admisnitrasi yang sangat rumit.


Selain itu para guru kadang terjebak pada kurikulum yang harus dihadapinya. Inilah tantangan tersendiri bagaimana menajdi guru yang suri tauladan bagi anak-anak atau peserta didik.


Setiap pergantian menteri pendidikan maka terjadilah pergantian kurikulum. Dampaknya adalah perubahan total di semua bidang pendidikan.


Karena di Indonesia pendidikan masih bermuatan politik dan bisnis.


Keduanya telah mengerus arti sebenarnya tentang pendidikan. Akibatnya selalu menjadi mahal, tidak ada sekolah murah bagi rakyatnya.


banyak sekali pemuda harapan bangsa yang harus bekerja mencari uang karena di sekolah tidak diajari mencari uang. Itulah sebagian besar pola pikir lulusan SMP.


Sekolah mahal tidak pernah dipikirkan oleh pemerintah.


Kembali lagi ke para guru maka setiap guru harus bisa berimprovisasi, meningkatkan kemampuan diri dengan caranya sendiri. para walimurid harus menyadari masalah ini.

Selasa, 19 Juli 2016

Pendidikan Anak Usia Dini






Bapak Dan Ibu yang Kami Hormati,


Pendidikan sebenarnya selalu berulang-ulang dari tahun ke tahun. Hanya namanya saja yang berubah dan sedikit perubahan akan penyampaian materinya.


Pendidikan yang di adakan di sekolah memiliki perbedaan menjadi sekolah murah dan mahal. Orang tua bisa memiliki kesempatan untuk menyekolahkan anak ke sekolah.


Sekolah mahal dan murah memang memilikim perbedaan akan kualitasnya.


Selama ini orang-orang kaya memilih sekolah dengan biaya mahal. Maklum saja perbedaan strata sosial dan ekonomi telah merasuki dunia pendidikan.


Anak-anak sejak kecil sudah dibedakan dengan yang lain oleh orang tuanya.


Apa yang terjadi ?


Dampak apakah yang timbul dari di dalam anak-anak ?  Bisa jadi muncul stigma bahwa kami bukan mereka dan mereka bukan bagian dari kami.


Kelas sosial dan ekonomi yang ada di masyarakat membuat jurang perbedaan semakin melebar dan seakan-akan tidak menyatu. Padahal pendidikan adalah satu satu jembatan untuk menyatukannya.


Pendidikan memberikan pencerahan, pengarahan, memberikan nilai-nilai mulai di dunia ini untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal satu dengan yang lain.


Salah satu fungsi sekolah untuk menyatukan bukan memisahkan perbedaan.

Senin, 18 Juli 2016

Pengalaman Hidup






Bapak Dan Ibu Yang Kami Hormati,


Pernahkah orang tua, baoak dan ibu sekalian menghormati keinginan anak ? Meski dalam hati keinginan tersebut tidak sesuai dengan keinginan anak.


Selama ini orang tua selalu merasa dan merasa benar dan cerdas akan dirinya sendiri atas anak-anaknya.


Entah karena pengalaman, sudah melakukannya dan anak belum sehingga muncul stigma bahwa orang tua selalu benar karena sudah melakukannya.


Orang tua sebaiknya selalu berkaca pada cermin bahwa apakah apa yang sudah dilakukannya semua sudah benar adanya !!!!! Tidak ada kesalahan sedikitpun.


Apakah orang tua hanya merasa benar lalu bertindak seakan-akan benar selalu dan anak salah selalu !!!!!!


Orang tua harus bijak dan peduli akan anak-anaknya. Artinya segala keperluan anak, masalah anak, potensi anak haruslah diketahui secara detil dan jelas.


Anak-anak selalu mendapatkan masalah karena belum mampu mandiri secara fisik dan non fisik.


Anak-anak tetap anak-anak maka orang tua yang bijaksana pelan namun pasti memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Semua sesuai dengan kemampuannya.


Orang tua harus mampu menjalin komunikasi dan selalu berkaca bahwa kejujuran orang tua lebih rendah daripada kejujuran anak-anak.

Minggu, 17 Juli 2016

Cinta Kasih





Bapak Dan Ibu Yang kami Hormati,

Kasih sayang orang tua terhadapa anak adalah bagian terpenting dari proses pendidikan bagi anak-anak. Pendidikann sebenarnya tidak hanya membahas soal ilmu semata.


Pendidikan tanpa cinta kasih akan membuat anak-anak menjadi robot. Polo pikirnya kaku hanyan bisa melihat dua arah yaitu salah atau benar.


Orang tua yang mampu memberikan kasih sayang tiada orang lain yang mampu. Cinta kasih akan menimbulkan empati dan simpati bagi anak-anak sedari kecil.


Ilmu memang penting sebagai modal untuk menggarungi dunia namun harus diimbanggi dengan beberapa hal yaitu cinta kasih dan doa.


Mengapa ?


Karena ilmu tanpa kasih dan doa adalah bahaya. Seseorang yang berilmu akan melakukan banyak sesuai kepentingan dirinya sendiri tanpa melihat dan mempertimbangkan kepentingan orang lain.


Seakan-akan dunia ini miliknya tanpa peduli akan dunia lainnya. Semua menjadi miliknya tanpa mau mendengarkan kepentingan orang lain.


Cinta kasih dan doa akan membentuk kepribadian anak unggul meski tidak terlalu banyak memiliki ilmu. Bukan berarti ilmu tidak penting, sekali ilmu tetap dibutuhkan untuk memberikan yang terbaik untuk diri sendiri dan orang lain.


Kepekaan dan perasaaan memberikan sentuhan akan cinta kasih dan doa.